Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik

Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 10)

DailyBlog.id - Hai semua!... Kali ini saya akan memberikan artikel tutorial yaitu cara mengkonfigurasi Queue Tree pada mikrotik. Tentu disaat kita memiliki sebuah jaringan internet, pasti ada yang menggunakan untuk melihat Youtube, mengunduh file yang berukuran besar, dll. Nah, yang lebih kasian lagi, orang yang menggunakan hanya browsing dan bermain game online yang sederhana, pasti bandwidthnya termakan oleh orang yang menggunakan itu untuk menonton Youtube, mengunduh file yang berukuran besar atau penggunaan lainnya yang memakan bandwidth cukup besar. Maka artikel ini bisa kalian pelajari untuk melimitasi penggunaan bandwidth yang berlebihan, jadinya nanti para pengguna bisa mendapatkan bandwidth dengan ukuran yang adil.

Di mikrotik sendiri untuk melimitasi bandwidth ada dua yaitu menggunakan Simple Queue dan menggunakan Queue Tree, untuk simple queue kalian bisa melihat artikel Cara Limitasi Bandwidth Menggunakan Simple Queue dan kalian juga harus membaca artikel Konfigurasi NAT pada mikrotik, dikarenakan artikel tersebut ada kaitannya dengan artikel ini. Jika kalian sudah paham mengenai konfigurasi NAT, maka kalian bisa skip atau melewati artikel tersebut, dan artikel satu ini kita akan mencoba untuk mengkonfigurasi Queue Tree, dimana Queue Tree ini digunakan untuk melimitasi bandwidth yang lebih kompleks. Dan Queue Tree ini menggunakan fitur Firewall Mangle untuk menentukan trafik yang akan dilimit. Dan langsung saja untuk mencoba konfigurasi Queue Tree pada mikrotik:

Cara Dasar Konfigurasi Queue Tree Pada Mikrotik

1. Langkah pertama yaitu hubungkan mikrotik ke Laptop atau Komputer kalian menggunakan Winbox. Pilih mikrotik kalian yang akan digunakan dan dikonekkan, dan setelah itu klik tombol konek.

2. Jika sudah, kalian bisa klik pada menu sebelah kiri yang bernama IP -> Firewall -> pilih tab Mangle.

3. Setelah itu klik (+) untuk menambahkan. Pilih tab General, pilih chain forward dan masukkan IP pada Src. Address yang ingin dilimit nanti pada Queue Treenya. Disini saya menggunakan IP Range 192.168.50.0/24 (isi dengan IP network serta prefixnya).

Dan perlu diingat! bahwa Src. Address akan digunakan untuk target dari bandwidth upload.


Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 1)


4. Jika sudah, selanjutnya beralih ke tab Action, lalu ubah action menjadi mark packet, dan disini saya akan memberikan nama bw_upload pada New Packet Mark nya. Setelah itu klik Apply -> Ok.


Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 2)


5. Jika sudah menambahkan Firewall Mangle untuk uploadnya, tahap selanjutnya yaitu menambahkan Firewall Mangle untuk downloadnya. Untuk caranya sama. Klik (+) untuk menambahkan, lalu ubah chain menjadi forward. setelah itu isi Dst. Address dengan IP yang sesuai Src. Address tadi, dan disini saya menggunakan IP Range 192.168.50.0/24 (isi dengan IP network serta prefixnya).


Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 3)


6. Jika sudah, selanjutnya beralih ke tab Action, lalu ubah action menjadi mark packet, dan disini saya akan memberikan nama bw_download pada New Packet Mark nya. Setelah itu klik Apply -> Ok.


Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 4)


7. Dan untuk Firewall Mangle nya sudah dibuat, dan gambarnya akan seperti ini:


Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 5)


8. Jika sudah, kalian bisa klik pada menu sebelah kiri yang bernama Queues, lalu pilih tab yang bernama Queue Tree.

9. Lalu klik (+) untuk menambahkan, dan ikuti cara sesuai gambar berikut ini. Disini saya akan mencoba untuk melimit bandwidth uploadnya yaitu 1Mbps. Lalu kalian jangan lupa untuk memilih Packet Marks, yang sesuai dengan Firewall Mangle upload tadi yang sudah kalian buat. Dan setelah itu klik Apply -> Ok


Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 6)


10. Jika sudah menambahkan Queue Tree untuk uploadnya, maka tahap selanutnya yaitu tambahkan untuk downloadnya. Caranya sama, dengan klik (+) untuk menambahkan dan ikuti cara sesuai gambar berikut ini. Disini saya akan mencoba untuk melimit bandwidth downloadnya yaitu 5Mbps. Lalu kalian jangan lupa untuk memilih Packet Marks, yang sesuai dengan Firewall Mangle downloadnya tadi yang sudah kalian buat. Dan setelah itu klik Apply -> Ok.


Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 7)


11. Dan ada sedikit catatan dari saya, kalian bisa menggunakan Burst untuk menambahkan bandwidth tambahan atau memberikan bonus bandwidth.

* Burst Limit adalah Bandwidth tambahan / bonus yang akan diberikan pada client (Burst Limit > Max Limit).
* Burst Threshold adalah Batasan rata-rata bonus bandwidth yang digunakan client, dimana jika hasil rata-rata penggunaan masih dibawah Burst Threshold maka akan mendapatkan bonus bandwidth sebesar Burst Limit. Dan jika rata-rata diatas atau lebih besar dari Burst Threshold maka hanya akan mendapatkan bandwidth sebesar max limit saja atau sesuai dengan max limit. (Burst Threshold < Burst Limit)
* Burst Time adalah waktu yang akan digunakan untuk penghitungan rata-rata penggunaan burst limit yang akan terjadi. (Burst Time > 0s)

12. Nah, untuk konfigurasi Queue Tree sudah selesai, kalian bisa mencoba untuk test dari konfigurasi kalian. Dan silahkan buka halaman www.speedtest.net, untuk cek apakah konfigurasi kalian sudah benar atau tidak. Dan jika benar, maka akan terlihat bahwa bandwidth terlimit dengan icon berubah menjadi warna merah.


Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 8)
Icon berubah merah pada Bandwidth Downloadnya.



Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 9)
Icon berubah merah pada Bandwidth Uploadnya.

13. Jika sudah selesai uji cobanya, maka hasil dari SpeedTestnya akan terlihat bahwa bandwidthnya terlimit.


Cara Konfigurasi Queue Tree Untuk Limitasi Bandwidth Pada Mikrotik (gambar 10)


14. Dan untuk konfigurasi dari Queue Tree sudah selesai, maka bandwidth akan terbagi rata nantinya. Dan kalian bisa mengembangkan Queue Tree sendiri untuk melimitasi bandwidth yang lebih kompleks nantinya.

Kesimpulan dari artikel ini bahwa Queue Tree digunakan untuk melimitasi bandwidth yang lebih kompleks dan menggunakan fitur Firewall Mangle, dan tentunya bisa digunakan untuk jaringan yang kompleks juga nantinya. Cukup sekian artikel dari saya, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian semuanya, dan jika saya ada salah kata atau salah pengertian, mohon maaf. Dan sekian, terima kasih.

Selamat mencoba!

Previous Post Next Post