Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6

 

Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6

DailyBlog.id - Hai sobat semua! Seperti biasa, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sebuah artikel mengenai Cara Konfigurasi SAMBA untuk File Sharing di Linux Debian 6, yaps. Apakah kalian pernah mendengar apa itu SAMBA dan apa itu File Sharing? . Jika Anda belum pernah mendengarnya, maka Anda tidak salah untuk berkunjung kemari pada artikel ini, dan jika Anda sudah mendengarnya, maka Anda seharusnya tau atau bahkan sudah lebih mengetahui tentang SAMBA dan File Sharing ini. Nah, disini saya akan membahas tentang keduanya ini, namun disini saya akan lebih lengkapnya mengenai konfigurasinya bukan teorinya. Jika Anda ingin tau mengenai keduanya yaitu SAMBA dan File Sharing, mari kita membahas bersama mengenai SAMBA dan File Sharing.

Apa Itu File Sharing?

Pengertian dari File Sharing adalah File Sharing merupakan sebuah aktivitas membagi atau menyediakan akses data ke media digital di internet kepada orang lain. Data yang dibagi bisa sangat beragam, mulai dari program komputer, dokumen, buku elektronik, ataupun multimedia (gambar, video, dan audio). Untuk bisa saling berbagi, penyedia berkas harus meng-upload berkas ke komputer server terlebih dulu. Kemudian barulah orang lain bisa mengunduhnya dari komputer server tersebut.

Apa Itu SAMBA Server?

SAMBA Server merupakan sebuah program dengan protokol client server menjembatani proses penyediaan layanan untuk berbagi data atau dokumen antara sistem operasi keluarga UNIX dengan sistem operasi microsoft windows, serta memungkinkan kita untuk bisa menggunakan resource yang didukung secara bersama-sama dalam suatu jaringan.

Nah, jika Anda sudah mengetahui tentang keduanya yaitu File Sharing dan SAMBA, maka Anda sudah siap untuk mengkonfigurasi SAMBA di Debian 6, jika belum paham. Maka silahkan baca kembali definisi dari File Sharing dan SAMBA tersebut. Dan mari kita mencoba untuk mengkonfigurasi SAMBA File Sharing di Debian 6, disini saya menggunakan VirtualBox untuk mencoba dan mencontohkan pada Anda. Dan Anda dapat menggunakan juga VirtualBox untuk belajar, atau Anda juga dapat menggunakan server Anda secara langsung, jika ingin belajar di server secara langsung. Oke, mari kita mencoba konfigurasinya:

Cara Konfigurasi SAMBA untuk File Sharing di Linux Debian 6

1. Bila menggunakan VirtualBox sebelum itu harus mengubah pengaturan pada mesin virtualnya, dengan cara Settings -> Network (ubah NAT menjadi Host-only Adapter, pilih adapter yang sudah tersedia). Lalu Advanced -> (ubah promiscuous mode, menjadi allow all).

2. Pastikan bahwa client dengan server dapat saling berkomunikasi, dengan menyamakan segemen 1, 2 dan 3. Contoh IP yang saya ingin pasang:

IP Client : 192.168.56.1
IP Server : 192.168.56.30

Disini saya akan mencoba lihat, IP yang digunakan pada server (linux). Buka terminal pada linux, dan ketikan perintah:

su
ifconfig


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 1)


Gambar diatas itu merupakan cara melihat IP pada server (linux).
Cara melihat IP pada client dengan cara Open Network & Internet Settings -> Change Adapter -> (Sesuaikan adapter yang sudah terhubung) -> Klik Kanan Properties -> Klik 2x pada bagian IPv4 -> Ubah IP addressnya (Contoh: 192.168.56.1), seperti gambar dibawah:


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 2)

Kebetulan IP pada server yaitu 192.168.56.106 (seperti gambar diatas yang linux), dan yang saya ingin kan IP servernya yaitu 192.168.56.30, cara mengubah IP nya dengan melakukan perintah berikut ini:

nano /etc/network/interfaces


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 3)



Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 4)


Dan ubah menjadi seperti perintah berikut ini:

auto eth1
iface eth1 inet static
            address 192.168.56.30
            netmask 255.255.255.0

eth1 dapat disesuaikan ketika ifconfig tadi, menggunakan eth1 atau berapa pun, lalu 192.168.56.30 merupakan ip servernya yang dipasang, dan 255.255.255.0 merupakan kelas c yang digunakan (/24). Maka tampilannya akan seperti ini:


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 5)


Jika sudah, maka CTRL+X -> y -> klik Enter, maka setelah tersimpan restart dengan cara ketik perintah:

/etc/init.d/networking restart


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 6)


Nah, selanjutnya ketik perintah

ifconfig


Untuk mengecek apakah ip yang ditentukan sudah tersimpan dan berubah sesuai dengan IP yang diinginkan. Maka hasilnya seperti ini:


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 7)


IP berhasil diganti, tahap selanjutnya coba ping antar client dengan server. Disini saya coba ping dari client ke server. Dengan menggunakan cmd. (windows)


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 8)


Client dan server sekarang dapat saling berkomunikasi / ngeping.

3. Jika client dan server sudah dapat saling berkomunikasi/saling ngping, buat folder yang akan digunakan untuk folder yang akan disharingkan, disini saya akan membuat folder dengan nama andreaspandu. Berikut ini cara membuat foldernya.
cd ..
mkdir andreaspandu
ls


cd .. merupakan perintah yang digunakan untuk menuju kefolder home dan ls merupakan perintah untuk melihat isi dalam direktori tersebut. Hasilnya akan seperti ini:


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 9)


Pastikan folder yang sudah dibuat memiliki mode ijin yaitu rwxrwxrwx
Dapat dilihat dengan perintah:

ls -la

Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 10)


Dapat dilihat bahwa folder andreaspandu tidak memiliki mode ijin rwxrwxrwx, jadi silahkan ubah mode ijin folder tersebut dengan cara menggunakan perintah berikut:

chmod 777 andreaspandu

Chmod digunakan untuk mengubah mode ijin pada folder, dan kode 777 merupakan ijin rwxrwxrw, setelah itu dapat dilihat lagi dengan perintah:
ls -la


4. Install SAMBA File Sharing pada Linux, dapat dilakukan dengan perintah berikut:

apt-get install samba


Lalu klik y, maka akan seperti ini:


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 11)


Jika menggunakan VirtualBox silahkan isi file isonya terlebih dahulu dengan cara cari tab Devices -> Optical Devices -> dan pilih iso sesuai iso yang digunakan saat install linuxnya.


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 12)



Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 13)


Klik Ok, tahap selanjutnya edit konfigurasi samba, dengan cara:

nano /etc/samba/smb.conf


Setelah itu menuju pada teks Authentication, dan hapus # pada baris # security = user


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 14)


Tahap selanjutnya, menuju ke bagian Share Definitions


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 15)


Ubah teks

[homes]
      comment = Home Directories
      browseable = no

Menjadi:

[pandu]
      path = /home/andreaspandu
      browseable = yes
      writeable = yes
      valid user = pandu


Keterangan:
  1. [pandu], nama untuk folder sharing login.

  2. path, letak dimana kita saat membuat folder sharing tadi dan yang akan dijadikan folder sharing

  3. browseable, orang dapat kah mengakses foldernya

  4. writeable, artinya biar bisa diubah

  5. valid user, akses siapa yang dapat masuk.

Setelah itu, jika sudah CTRL+X -> y -> tekan Enter. Dan tahap selanjutnya, restart samba file sharingnya, dengan perintah berikut:

/etc/init.d/samba restart


5. Jika sudah merestart samba file sharingnya, sekarang membuat user sesuai dengan nama valid user tadi di linux dengan cara perintah berikut ini:

adduser -a pandu


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 16)



Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 17)


6. Tahap selanjutnya menambahkan user pada samba dengan cara perintah berikut ini:

smbpasswd -a pandu


Isi password sesuai dengan keinginan.


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 18)


7. Jika sudah, maka beralih ke client windows. Dan mencoba untuk masuk ke samba file sharing tadi, dengan cara Win + R -> ketik \\192.168.56.30 (sesuai alamat IP Server)


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 19)


8. Setelah itu login ke networknya, menggunakan user samba yang ditambahkan tadi, dengan password yang sudah ditentukan.


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 20)


9. Jika sudah login, maka tampilannya akan seperti ini:


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 21)


10. Dan disini saya coba untuk share sebuah file teks, maka hasilnya seperti ini:


Tutorial Lengkap! Cara Konfigurasi SAMBA Untuk File Sharing Di Linux Debian 6 (Gambar 22)


File dari server berhasil dishare, sudah terdapat file contohteks.txt. Artinya folder sudah dapat share sebuah dokumen, video, audio, dll.

Nah, gimana? sudah selesai untuk konfigurasi SAMBA File Sharing nya, sangat-sangat mudah bukan? Yaps, jika kalian membaca secara detail dan mengikuti langkah-langkahnya, maka akan lebih terasa mudah saat dicoba dan mudah diingat dikepala. Dan semoga artikel yang saya berikan ini bermanfaat bagi yang membacanya dan bermanfaat untuk tugas sekolah, khususnya di SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, hehehe. Dan seperti biasanya, untuk pentutup, saya mengucapkan sekian dan terima kasih.

Selamat Mencoba!

Previous Post Next Post