Sangat mudah! Cara Untuk Menambahkan Swap Di Debian 9


DailyBlog.id - Hai semua! kali ini saya akan membagikan sebuah tutorial mengenai cara membuat dan menambahkan swap di debian 9. Yups, tentu saja artikel saat ini saya akan mengajarkan cara membuat swap di linux tepatnya di debian 9. Apakah Swap ini sangat penting? nah sebelum mengkonfigurasi, Anda harus mengetahui terlebih dahulu mengenai Swap itu apa? . Mari kita mengenal bersama apa itu swap.

Apa Itu Swap?

Swap merupakan ruang pada disk yang digunakan ketika jumlah memori RAM fisik penuh. Ketika sistem Linux kehabisan RAM, halaman yang tidak aktif akan dipindahkan dari RAM ke ruang swap.

Nah, jika sudah mengetahui mengenai Swap, dan Anda dapat menilai sendiri apakah Swap itu penting atau tidak?. Dan jika sudah membaca sekilas mengenai swap, maka kalian sudah siap untuk membuat ataupun mengkonfigurasi untuk memori swap ini. Saya berharap Anda mencobanya terlebih dahulu di virtual machine seperti virtual box sebelum mencoba langsung di server produksi. Tapi kalau Anda ingin mencobanya, silahkan saja. Asalkan tidak bermasalah pada server produksi Anda.  Dan silahkan buka putty atau apa pun itu yang bisa terakses pada server Anda. Dan jika sudah semua, mari kita konfigurasi bersama.

1. Membuat file yang akan digunakan untuk Swap nya nanti, dengan cara:

sudo dd if=/dev/zero of=/swap bs=1024 count=4194304


Untuk 4194304, merupakan ukuran swap yang akan dibuat dengan ukuran 4GB (sesuaikan dengan kebutuhan Anda).

  • 512MB = 524288

  • 1GB = 1048576

  • 2GB = 2097152

  • 4GB = 4194304

  • 8GB = 8388608

  • 16GB = 16777216

  • 32GB = 33554432

  • 64GB = 67108864

  • 128GB = 134217728

2. Lalu atur file tersebut sebagai area swap linux

sudo mkswap /swap


3. Jika sudah, tahap selanjutnya atur izin agar hanya root yang dapat menulis dan membaca file swap.

sudo chmod 0600 /swap


4. Setelah itu aktifkan swap tersebut, dengan cara:

sudo swapon /swap


Dan jika ingin membuat swap tersebut disimpan secara permanen, maka lakukan cara berikut ini:

sudo nano /etc/fstab


Lalu tambahkan baris berikut ini dan setelah itu simpan:

/swap swap swap defaults 0 0


5. Dan sekarang dapat melihat ukuran Swap pada server Anda, dengan cara:

free -h


Maka hasilnya akan seperti ini (open image, jika tidak jelas gambarnya), jika sudah diaktifkan / dibuat Swapnya:




Atur nilai swappiness

Swappiness adalah properti kernel Linux yang menentukan seberapa sering sistem akan menggunakan ruang swap. Swappiness dapat memiliki nilai antara 0 dan 100.
Nilai yang rendah akan membuat kernel mencoba menghindari bertukar kapan pun memungkinkan, sementara nilai yang lebih tinggi akan membuat kernel menggunakan ruang swap lebih agresif.

sudo nano /etc/sysctl.conf


Lalu tambahkan baris berikut ini dan setelah itu simpan:

vm.swappiness=30


Biasanya saya menggunakan angka 30 tersebut. Namun Anda dapat mengubah sesuai dengan kebutuhan.

Tergantung pada beban kerja sistem Anda dan bagaimana memori digunakan. Anda harus menyesuaikan parameter ini sedikit demi sedikit untuk menemukan nilai optimal yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Cara menghapus atau menonaktifkan Swap

Untuk menonaktifkan Swapnya dengan cara:

sudo swapoff /swap


Dan untuk menghapus file swapnya dengan cara:

sudo rm /swap


Nah, gimana? mudah kan untuk mengkonfigurasi Swap di linux Anda? tentu saja mudah. Oke, mungkin sampai disini tutorial dari saya, semoga tutorial yang saya berikan ini dapat bermanfaat bagi kalian semua, baik yang membaca maupun yang mencoba. Dan saya ucapkan sekian terima kasih.

Selamat Mencoba!

Previous Post Next Post