Mengenal Macam - Macam Bunyi Kode Beep Pada BIOS

Mengenal Macam - Macam Bunyi Kode Beep Pada BIOS

DailyBlog.id - Hai semua... lama saya tidak memposting artikel pada blog ini, dan mumpung saya ada waktu untuk membuat artikel untuk blog ini, saya ingin memberitahukan kalian semua yang masih belum mengerti dan paham bunyi Beep pada BIOS, nah bunyi beep tersebut sangatlah penting bagi kita untuk melakukan sebuah troubleshooting pada komputer kita saat mengalami kerusakaan yang terjadi pada komputer tersebut. Nah bagi kalian yang ingin menjadi teknisi komputer, Anda harus menghafal dan mengingatnya nih bunyi-bunyi beep pada BIOS untuk mempermudah kalian dalam melakukan perbaikan pada komputer klien atau komputer kalian juga. Disini sudah saya berikan beberapa kode bunyi beep pada BIOS yang harus kalian hafalin dan ingat, nah untuk bunyi kode beep pada BIOS sebagai berikut ini:

Kode Beep Pada IBM BIOS

  • Tidak ada Beep
    Artinya: Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang.

  • 1 beep pendek
    Artinya: Normal POST dan PC dalam keadaan baik.

  • beep terus menerus
    Artinya: Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang.

  • Beep pendek berulang-ulang
    Artinya: Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang.

  • 1 beep panjang 1 beep pendek
    Artinya: Masalah bagian VGA Card (mono).

  • 1 beep panjang 3 beep pendek
    Artinya: Masalah bagian VGA Ccard (EGA).

  • 3 beep panjang
    Artinya: Keyboard error.

  • 1 beep, blank monitor
    Artinya: VGA card sirkuit.

Kode Beep Pada AWARD BIOS

  • 1 beep pendek
    Artinya: PC dalam keadaan baik.

  • 1 beep panjang
    Artinya: Problem di memori.

  • 1 beep panjang 2 beep pendek
    Artinya: Kerusakan di modul DRAM parity.

  • 1 beep panjang 3 beep pendek
    Artinya: Kerusakan di bagian VGA.

  • Beep terus menerus
    Artinya: Kerusakan di modul memori atau memori video.

Kode Beep Pada AMI BIOS

  • 1 beep pendek
    Artinya: DRAM gagal merefresh.

  • 2 beep pendek
    Artinya: Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori).

  • 3 beep pendek
    Artinya: BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.

  • 4 beep pendek
    Artinya: Timer pada sistem gagal bekerja.

  • 5 beep pendek
    Artinya: Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor.

  • 6 beep pendek
    Artinya: Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik.

  • 7 beep pendek
    Artinya: Video Mode error.

  • 8 beep pendek
    Artinya: Tes memori VGA gagal.

  • 9 beep pendek
    Artinya: Checksum error ROM BIOS bermasalah.

  • 10 beep pendek
    Artinya: CMOS shutdown read/write mengalami errror.

  • 11 beep pendek
    Artinya: Chache memori error.

  • 1 beep panjang 3 beep pendek
    Artinya: Conventional/Extended memori rusak.

  • 1 beep panjang 8 beep pendek
    Artinya: Tes tampilan gambar gagal.

Kode Beep Pada PHOENIX BIOS

Nah, untuk bunyi beep pada PHOENIX BIOS ini tidak menurut panjang atau pendeknya, tapi menggunakan serangkaian beep yang akan dipisahkan oleh jeda. Seperti beep – beep beep – beep – beep beep , bacanya akan menjadi 1-2-1-2

  • 1-1-4-1
    Artinya: Kesalahan Cache (Level 2).

  • 1-2-2-3
    Artinya: ROM BIOS Checksum.

  • 1-3-1-1
    Artinya: DRAM Segarkan Uji.

  • 1-3-1-3
    Artinya: Keyboard kontroler uji.

  • 1-3-4-1
    Artinya: RAM Kegagalan pada baris alamat xxxx (cek memori).

  • 1-3-4-3
    Artinya: RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte rendah dari bus memori.

  • 1-4-1-1
    Artinya: RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte tinggi dari bus memori.

  • 2-1-2-3
    Artinya: ROM pemberitahuan hak cipta.

  • 2-2-3-1
    Artinya: Test untuk interupsi tak terduga.

  • 1-1-4
    Artinya: BIOS rusak.

  • 1-2-1
    Artinya: Motherboard rusak.

  • 1-3-1
    Artinya: Masalah RAM, RAM tidak terpasang dengan baik.

  • 3-1-1
    Artinya: Motherboard Rusak.

  • 3-3-4
    Artinya: Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan baik.

Nah, gimana apakah kalian sudah hafal? Jika belum, kalian bisa mencicil untuk menghafal dan mengingat bunyi kode beep pada BIOS yang sudah saya berikan pada artikel ini, nanti itu akan mempermudah kalian dalam melakukan perbaikan komputer (troubleshooting). Seperti biasanya, saya berharap semoga artikel yang saya berikan ini dapat bermanfaat bagi kalian yang sudah membacanya ataupun mempelajarinya, saya mengucapkan sekian dan terima kasih.

Previous Post Next Post