Konfigurasi Dynamic Routing Beserta Studi Kasusnya

DailyBlog.id - Dynamic Routing atau Routing Dynamic (dinamik) adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis. Dengan menggunakan lalu lintas jaringan dan juga saling berhubungan antara router lainnya . Protokol Routing mengatur router-router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan lain dan saling memberikan informasi antara satu router dengan router lainnya dan juga saling memberikan informasi routing yang dapat mengubah isi forwarding table, Tergantung keadaan jaringannya . Dengan cara ini , router router mengetahui keadaan jaringan yang terakhir dan mampu meneruskan data kearah yang benar. Dengan kata lain ,routing dinamik adalah proses pengisian data routing di table routing secara otomatis.

Sebuah konsep dasar dari routing adalah bahwa router meneruskan IP paket berdasarkan pada IP address tujuan yang ada dalam header IP paket. Dia mencocokkan IP address tujuan dengan routing table dengan harapan menemukan kecocokan entri– suatu entri yang menyatakan kepada router kemana paket selanjutnya harus diteruskan. Jika tidak ada kecocokan entri yang ada dalam routing table, dan tidak ada default route, maka router tersebut akan membuang paket tersebut. Untuk itu adalah sangat penting untuk mempunyai isian routing table yang tepat dan benar.

Sedangkan Routing Dinamik adalah jenis routing yang bisa berubah sesuai dengan kondisi yang diinginkan dengan parameter tertentu sesuai dengan protokolnya. Routing Dinamik diterapkan pada PC yang berfungsi sebagai router dan dibutuhkan router lain yang sama-sama menerapkan sistem routing dinamik, jadi tidak bisa berdiri sendiri seperti halnya Router static.

Topologi Jaringan

Konfigurasi Dynamic Routing Beserta Studi Kasusnya (topologi)


IP Address pada PC

  • 192.168.2.1/29 (Gateway 192.168.2.1)
  • PC1: 192.168.2.2
  • PC2: 192.168.2.3
  • PC3: 192.168.2.4
  • PC4: 192.168.2.5
  • PC5: 192.168.2.6
  • 192.168.3.1/29 (Gateway 192.168.3.1)
  • PC1: 192.168.3.2
  • PC2: 192.168.3.3
  • PC3: 192.168.3.4
  • PC4: 192.168.3.5
  • PC5: 192.168.3.6

IP address pada Router

  • 192.168.8.1/30
  • Router 1: 192.168.8.1
  • Router 2: 192.168.8.2


Setelah itu selesai, langkah berikutnya yaitu kita melakukan konfigurasi pada masing-masing Router. Disini saya akan memulai melakukan konfigurasi pada Router0 dulu, dengan klik pada Router kemudian kita pindah ke tab CLI.

Konfigurasi IP di fast ethernet 0/0 pada Router0.

Router > en
Router#conf t
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.2.1 255.255.255.248
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#exit


Jika tahap konfigurasi IP di fast ethernet 0/0 selesai, langkah berikutnya kita melakukan konfigurasi IP pada serial 2/0 di Router0, dari CLI diatas lanjutkan dengan CLI yang ada dibawah ini:

Konfigurasi IP di serial 2/0 pada Router0.

Router(config)#int se2/0
Router(config-if)#ip add 192.168.8.1 255.255.255.252 3
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#exit

Jika tahap konfigurasi IP di serial 2/0 selesai, langkah berikutnya kita melakukan routing dinamis Router0, disini saya menggunakan Routing Dinamis EIGRP, dari CLI diatas lanjutkan dengan CLI yang ada dibawah ini:

Konfigurasi Routing Dinamis EIGRP pada Router0.

Router(config)#router eigrp 10
Router(config-router)#network 192.168.2.0
Router(config-router)#network 192.168.8.0
Router(config-router)#exit


Jika tahap konfigurasi IP, Serial, dan Routing Dinamis EIGRP pada Router0, langkah berikutnya melakukan konfigurasi pada Router1, dengan klik Router kemudian kita pindah ke tab CLI.

Konfigurasi IP di fast ethernet 0/0 pada Router1.

Router > en
Router#conf t
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.3.1 255.255.255.248
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#exit


Jika tahap konfigurasi IP di fast ethernet 0/0 pada Router1 selesai, langkah berikutnya yaitu melakukan konfigurasi serial2/0 pada Router1, dengan CLI diatas dilanjutkan dengan CLI dibawah ini:

Konfigurasi IP di serial 2/0 pada Router1.

Router(config)#int se2/0
Router(config-if)#ip add 192.168.8.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#exit


Jika tahap konfigurasi IP di serial 2/0 pada Router1, langkah berikutnya yaitu kita konfigurasi Routing Dinamis EIGRP pada Router1, dari CLI yang diatas dapat dilanjutkan CLI yang ada dibawah ini:

Konfigurasi Routing Dinamis EIGRP pada Router1.

Router(config)#router eigrp 10
Router(config-router)#network 192.168.3.0
Router(config-router)#network 192.168.8.0
Router(config-router)#exit


Jika tahap konfigurasi IP fast ethernet 0/0, serial 2/0, dan Routing Dinamis pada Router0, dan Router1 telah selesai, untuk memastikan berhasil kita dapat saling ping antar PC dari Router0 ke PC dari Router1 atau sebaliknya, Jika berhasil maka hasilnya akan seperti ini:

Konfigurasi Dynamic Routing Beserta Studi Kasusnya (Contoh berhasil)
Previous Post Next Post