Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik

Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik

DailyBlog.id - Network Address Translation (NAT) merupakan sebuah sistem untuk menggabungkan lebih dari satu komputer untuk dihubungkan ke dalam jaringan internet hanya dengan menggunakan sebuah alamat IP. Sehingga setiap komputer di dalam NAT ketika berselancar di internet akan terlihat memiliki alamat IP yang sama jika dilacak. Dengan kata lain, sebuah alamat IP pada jaringan lokal akan terlebih dahulu ditranslasikan oleh NAT untuk dapat mengakses IP publik di jaringan komputer. Sebelum proses translasi ini, maka pengguna tidak dapat terhubung ke internet. Banyak yang berpendapat bahwa NAT sebetulnya mirip dengan proxy server, namun bedanya adalah jika proxy server menyediakan mekanisme caching, tak begitu halnya dengan NAT. Sehingga dengan penggunaan NAT, tidak ada batasan mengenai jumlah halaman web yang dapat diakses. Cukup banyak pengguna NAT yang memanfaatkan sistem ini, bisa jadi dikarenakan ketersediaan alamat IP yang terbatas, membutuhkan keamanan lebih, atau ada pula yang menggunakan NAT karena dinilai lebih fleksibel dalam hal administrasi jaringan, sebab jaringan NAR didesain menyederhanakan alamat IP dan untuk melindunginya.


Cara Konfigurasi NAT Di Mikrotik

1. Langkah pertama pastikan mikrotik Anda sudah terhubung dengan PC / Laptop Anda. Lalu buka menggunakan WinBox.

2. Jika mikrotik Anda masih baru, pastikan Anda sudah mereset mikrotik Anda dengan keadaan kosong (no default configuration). Jika belum Anda dapat melakukan cara Menu System -> Reset Configuration -> (lalu centang pada "no default configration"). Dan mikrotik Anda akan reboot.


Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik (Gambar 1)


3. Jika sudah, Anda dapat membuka menu IP -> Addresses -> Lalu tambahkan IP. Disini saya ingin menggunakan IP untuk interface ether2, dengan addressnya yaitu 192.168.50.1/24. Anda dapat mengubah interface yang ingin dipilih, sesuai dengan keinginan Anda. Jika sudah klik Apply -> Ok


Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik (Gambar 2)


4. Jika tahap menambahkan IP sudah, tahap selanjutnya buka menu IP -> DHCP Client -> Lalu tambahkan, dengan interface menggunakan interface ether1. Mengapa menggunakan ether1? tentu saja, interface ether1 ini akan saya gunakan untuk langsung menuju router ISP yang saya gunakan. Nah, DHCP Client ini digunakan untuk mendapatkan IP DHCP dari router ISP yang Anda gunakan. Jika setelah menambahkan namun tidak aktif, Anda dapat mengaktifkan dengan klik interfacenya, lalu klik pada bagian centang biru. Dan jika sudah aktif, pastikan status berubah menjadi bound, yang artinya ether1 sudah mendapatkan IP DHCP dari router ISP yang Anda gunakan. Lalu klik Apply -> Ok.


Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik (Gambar 3)



Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik (Gambar 4)


5. Tahap selanjutnya, buka menu IP -> DHCP Server -> DHCP Setup. Pilih interface ether2, sesuai tadi saat Anda menambahkan IP Addresses.


Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik (Gambar 5)


Lalu klik next terus, dan hingga menemukan pada bagian seperti dibawah ini: , isikan menggunakan DNS dari Google yaitu 8.8.8.8 dan 8.8.4.4

Apakah harus menggunakan DNS dari Google? engga kok, Anda bisa menggunakan DNS dari mana saja, asalkan nanti terhubung. Dan jika sudah, lalu klik next dan Apply -> Ok


Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik (Gambar 6)



6. Setelah itu, saatnya kita mengkonfigurasi NAT yang terletak pada menu IP -> Firewall -> Lalu tambahkan. Lalu Anda dapat mengikuti tahap berikut ini:

Tab General
Chain = srcnat
Out. Interface = ether1

Tab Action
Action = masquerade

Mengapa kok Out Interface menggunakan ether1? Dikarenakan interface tersebut yang digunakan untuk langsung menyambung dengan router ISP yang kalian gunakan tadi. Dan sesuai juga dengan saat konfigurasi pada tahap DHCP Client yang menggunakan ether1. Dan untuk NAT action yang digunakan yaitu masquerade Dan setelah itu jangan lupa untuk Apply -> Ok.


Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik (Gambar 7)



Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik (Gambar 8)


* Konfigurasi NAT pada mikrotik sudah selesai, sekarang Anda dapat menghubungkannya dengan router ISP yang kalian gunakan. Untuk port yang digunakan yaitu ether1 yang akan tersambung dengan router ISP, dan ether2 yang Akan terhubung ke laptop / pc atau dengan switch jika ingin lebih penggunanya.


Cara Mengkonfigurasi NAT di Mikrotik (Gambar 9)


Nah, gimana? sangat mudah sekali untuk mengkonfigurasi NAT di mikrotik. Jika kalian sudah terbiasa untuk mengkonfigurasi NAT, dan kalian hitung dengan timer, tidak sampai 5 menit, NAT berhasil dikonfigurasi. hehehe. Oke, mungkin cukup disini saja tutorial dari saya mengenai Konfigurasi NAT Di Mikrotik. Seperti biasanya, saya ucapkan sekian dan terima kasih.

Selamat Mencoba!

Previous Post Next Post